Standarisasi dan Sertifikasi Mualim Al-Qur’an LPQQ Indonesia di Kanwil Kemenag DKI Jakarta

Jakarta, 30 Mei 2026 – DPP LPQQ Indonesia (Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an Indonesia) kembali menggelar kegiatan Standarisasi dan Sertifikasi Mualim Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga pengajar Al-Qur’an di Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta pada Sabtu (30/5/2026) dan diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai wilayah DKI Jakarta.
Acara berlangsung dengan lancar dan sukses serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum LPQQ Indonesia KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, Sekretaris Jenderal LPQQ Indonesia Ust. Ibrahim, S.P., jajaran Pusdiklat LPQQ Indonesia, Ketua DPD LPQQ Jakarta Pusat beserta pengurus, Ketua DPD LPQQ Jakarta Timur, serta para calon Trainer dan Mualim Al-Qur’an.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Danisah, S.Pd.I., C.ITQ. Dalam kesempatan tersebut, Danisah yang juga menjabat sebagai Ketua DPD LPQQ Jakarta Pusat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sehingga dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan harapan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum LPQQ Indonesia KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi menyampaikan materi mengenai “Tantangan LPQQ dan Mualim Al-Qur’an di Era Modern.” Beliau menegaskan bahwa keberadaan Mualim Al-Qur’an saat ini memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun generasi Qur’ani di tengah perkembangan teknologi dan dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
Sesi materi pertama disampaikan oleh Sekretaris Jenderal LPQQ Indonesia, Ust. Ibrahim, S.P., yang mengulas tentang Gerakan Nasional Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an (GERNAS LPQQ Indonesia). Beliau mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam memperluas akses pembelajaran Al-Qghu inur’an bagi masyarakat serta memperkuat sinergi dengan berbagai elemen umat Islam.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Metode Ishlah yang disampaikan langsung oleh KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi. Materi tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi para calon Trainer dan Mualim Al-Qur’an dalam menerapkan metode pembelajaran yang efektif, terukur, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Untuk memperdalam pemahaman peserta, panitia juga mengadakan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Yandi MMB Kondakh, S.Pd.I selaku moderator. Sesi ini berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta terkait praktik pembelajaran Al-Qur’an di lapangan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, DPP LPQQ Indonesia menyerahkan Sertifikat Khusus Trainer dan Surat Keputusan (SK) Trainer LPQQ Indonesia kepada peserta yang telah memenuhi kriteria dan dinyatakan lulus dalam proses standarisasi dan sertifikasi.
Melalui kegiatan ini, LPQQ Indonesia berharap lahir lebih banyak Trainer dan Mualim Al-Qur’an yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan komitmen tinggi dalam mendukung Gerakan Nasional Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang mampu membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an.
