SEKILAS INFO
LPQQ Indonesia (Lembaga Pembelajaran Qira'atil Qur'an Indonesia) - "Gerakan Nasional Pengentasan Buta Aksara Al-Qur'an di Indonesia", yg dilaksanakan secara Serentak Bertahap dan Berkelanjutan, untuk Kalangan Remaja Dewasa dan Lansia, juga untuk Kalangan Pelajar dan Mahasiswa
Selasa, 23/6/2026

Penyerahan SK Trainer Mualim Al-Qur’an LPQQ dan Sertifikasi Mualim Al-Qur’an

Penyerahan SK Trainer Mualim Al-Qur’an LPQQ dan Sertifikasi Mualim Al-Quran

 

Cirebon, 24 Mei 2026 — DPP LPQQ Indonesia menggelar kegiatan Penyerahan SK Trainer Mualim Al-Qur’an LPQQ dan Sertifikat Khusus Trainer yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP LPQQ Indonesia KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, Sekretaris Jenderal LPQQ Ust. Ibrahim, jajaran Pusdiklat LPQQ, Ketua Timsus H. Arif, Rektor UIBBC Dr. H. Oman Fathurohman, serta Ketua Panitia Agus Sugiyatno, S.S., M.Pd..

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Agus Sugiyatno menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa acara berjalan dengan lancar berkat dukungan seluruh panitia, peserta, dan jajaran pengurus LPQQ Indonesia.

Materi pertama disampaikan oleh Sekjen LPQQ Indonesia, Ust. Ibrahim. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya standardisasi dan sertifikasi Mualim Al-Qur’an di tengah banyaknya metode pembelajaran Al-Qur’an yang bermunculan saat ini. Menurutnya, metode Ishlah menjadi salah satu metode yang harus dijaga kualitas dan standarisasinya agar pemahaman terhadap huruf hijaiyah tetap sesuai dengan kaidah aslinya.

 

“Kita harus memperkuat kelembagaan dan metodologi pembelajaran Al-Qur’an. Metode lama yang baik juga tetap harus disisipkan dan menjadi catatan penting,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon H. Slamet, S.Ag., M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau mengajak LPQQ Indonesia untuk menjalin kerja sama melalui MoU dalam penempatan para Mualim Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah di wilayah Kabupaten Cirebon.

Beliau juga menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon masih perlu ditingkatkan, dan salah satu indikator utamanya adalah sektor pendidikan. Karena itu, keberadaan para Mualim Al-Qur’an dinilai sangat penting dalam membangun kualitas masyarakat.

Selain itu, H. Slamet memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan LPQQ dengan menawarkan fasilitas kegiatan di Pendopo Kabupaten secara gratis, bahkan sesekali disiapkan konsumsi. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus semangat dalam berjuang di bidang pendidikan Al-Qur’an.

“Sabisa bisa kudu bisa. Yang penting ada fungsi dan kontribusi nyata untuk masyarakat,” tuturnya.

Beliau juga mengapresiasi program Timsus LPQQ yang saat ini sedang menggarap KBMA bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari gerakan pengentasan buta aksara Al-Qur’an.

Sementara itu, materi utama disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi. Dalam penyampaian materi Metode Ishlah, beliau menjelaskan pentingnya pembelajaran secara berjamaah dan metode istikrar atau pengulangan.

“Contohkan sekali, peserta minimal mengulang tiga kali. Dengan pengulangan, pembelajaran akan lebih melekat,” jelas beliau disertai berbagai contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Rektor UIBBC, Dr. H. Oman Fathurohman, turut memberikan motivasi inspiratif tentang kunci kesuksesan berdasarkan hasil riset. Menurutnya, kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik atau kemampuan matematika, melainkan karakter dan sikap hidup seseorang.

“Kesuksesan yang pertama adalah jujur, kedua disiplin, ketiga mudah bergaul, keempat kerja keras, dan kelima semangat,” paparnya.

Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan dan budaya membaca sebagai salah satu jalan menuju keberhasilan hidup.

Kegiatan Penyerahan SK Trainer Mualim Al-Qur’an LPQQ dan Sertifikat Khusus Trainer ini diharapkan mampu melahirkan para trainer dan mualim Al-Qur’an yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi garda terdepan dalam gerakan pengentasan buta aksara Al-Qur’an di Indonesia.

Cirebon, 24 Mei 2026 — DPP LPQQ Indonesia menggelar kegiatan Penyerahan SK Trainer Mualim Al-Qur’an LPQQ dan Sertifikat Khusus Trainer yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP LPQQ Indonesia KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, Sekretaris Jenderal LPQQ Ust. Ibrahim, jajaran Pusdiklat LPQQ, Ketua Timsus H. Arif, Rektor UIBBC Dr. H. Oman Fathurohman, serta Ketua Panitia Agus Sugiyatno, S.S., M.Pd..

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Agus Sugiyatno menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa acara berjalan dengan lancar berkat dukungan seluruh panitia, peserta, dan jajaran pengurus LPQQ Indonesia.

Materi pertama disampaikan oleh Sekjen LPQQ Indonesia, Ust. Ibrahim. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya standardisasi dan sertifikasi Mualim Al-Qur’an di tengah banyaknya metode pembelajaran Al-Qur’an yang bermunculan saat ini. Menurutnya, metode Ishlah menjadi salah satu metode yang harus dijaga kualitas dan standarisasinya agar pemahaman terhadap huruf hijaiyah tetap sesuai dengan kaidah aslinya.

“Kita harus memperkuat kelembagaan dan metodologi pembelajaran Al-Qur’an. Metode lama yang baik juga tetap harus disisipkan dan menjadi catatan penting,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon H. Slamet, S.Ag., M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau mengajak LPQQ Indonesia untuk menjalin kerja sama melalui MoU dalam penempatan para Mualim Al-Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah di wilayah Kabupaten Cirebon.

Beliau juga menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon masih perlu ditingkatkan, dan salah satu indikator utamanya adalah sektor pendidikan. Karena itu, keberadaan para Mualim Al-Qur’an dinilai sangat penting dalam membangun kualitas masyarakat.

Selain itu, H. Slamet memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan LPQQ dengan menawarkan fasilitas kegiatan di Pendopo Kabupaten secara gratis, bahkan sesekali disiapkan konsumsi. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus semangat dalam berjuang di bidang pendidikan Al-Qur’an.

“Sabisa bisa kudu bisa. Yang penting ada fungsi dan kontribusi nyata untuk masyarakat,” tuturnya.

Beliau juga mengapresiasi program Timsus LPQQ yang saat ini sedang menggarap KBMA bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari gerakan pengentasan buta aksara Al-Qur’an.

Sementara itu, materi utama disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi. Dalam penyampaian materi Metode Ishlah, beliau menjelaskan pentingnya pembelajaran secara berjamaah dan metode istikrar atau pengulangan.

“Contohkan sekali, peserta minimal mengulang tiga kali. Dengan pengulangan, pembelajaran akan lebih melekat,” jelas beliau disertai berbagai contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Rektor UIBBC, Dr. H. Oman Fathurohman, turut memberikan motivasi inspiratif tentang kunci kesuksesan berdasarkan hasil riset. Menurutnya, kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik atau kemampuan matematika, melainkan karakter dan sikap hidup seseorang.

“Kesuksesan yang pertama adalah jujur, kedua disiplin, ketiga mudah bergaul, keempat kerja keras, dan kelima semangat,” paparnya.

Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan dan budaya membaca sebagai salah satu jalan menuju keberhasilan hidup.

Kegiatan Penyerahan SK Trainer Mualim Al-Qur’an LPQQ dan Sertifikat Khusus Trainer ini diharapkan mampu melahirkan para trainer dan mualim Al-Qur’an yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi garda terdepan dalam gerakan pengentasan buta aksara Al-Qur’an di Indonesia.