Bogor, Ahad 2 November 2025 — Suasana penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pembelajaran Qiroatil Quran (LPQQ) Kabupaten Bogor, yang digelar di Masjid Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting nasional dan daerah, serta diikuti oleh lebih dari 300 mualim dan mualimah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Acara pelantikan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan dari para tokoh yang hadir. Hadir secara langsung Ketua Umum LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, didampingi oleh jajaran pengurus pusat. Turut hadir pula Ketua Umum Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc., serta para pengurus DPD LPQQ Kabupaten Bogor yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Ust. Moch. Ilyas Al Uzairy sebagai ketua.
Pelantikan Berjalan Penuh Kekhidmatan
Proses pelantikan pengurus berlangsung dengan suasana haru dan penuh rasa tanggung jawab. Dalam sambutannya, Ust. Moch. Ilyas Al Uzairy menyampaikan rasa syukur dan tekad kuat untuk membawa LPQQ Kabupaten Bogor menjadi garda terdepan dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an di wilayahnya.
“Kami berkomitmen menjadikan LPQQ sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan umat agar semakin dekat dengan Al-Qur’an. Kami ingin memastikan setiap muslim di Kabupaten Bogor mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ust. Ilyas dalam sambutannya.
LPQQ: Organisasi Independen dan Berbasis Umat
Sementara itu, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi dalam sambutannya menegaskan bahwa LPQQ Indonesia merupakan organisasi independen yang memiliki struktur dari tingkat pusat hingga daerah, berada di bawah bimbingan para ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat muslim lintas disiplin ilmu.
Beliau juga menyampaikan hasil survei Institut Ilmu Al-Qur’an, yang menunjukkan bahwa 72% masyarakat muslim Indonesia masih belum mampu membaca Al-Qur’an.
“Ini menjadi tantangan besar bagi kita semua. LPQQ hadir untuk menjadi solusi nyata, bukan hanya dengan pengajaran, tetapi juga pembinaan yang berkelanjutan. Indonesia adalah negara dengan umat Islam terbesar di dunia — sudah selayaknya menjadi contoh dalam literasi Al-Qur’an,” tegas KH. Mahbub.
Dukungan dari BKsPPI
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc. memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah LPQQ dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur’an.
“Gerakan ini adalah jihad pendidikan yang sangat mulia. Pengentasan buta aksara Al-Qur’an harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab lembaga tertentu, tetapi juga seluruh komponen umat Islam,” ungkap Prof. Didin.
Beliau juga mengajak seluruh pengurus dan masyarakat Bogor untuk memperkuat kolaborasi antara pesantren, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat agar cita-cita membumikan Al-Qur’an dapat terwujud secara nyata.
Dilanjutkan dengan Training of Trainer (ToT) oleh KH. Mahbub Sholeh ZarkasyiUsai prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan kegiatan Training of Trainer (ToT) yang dipimpin langsung oleh KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para mualim dan mualimah dalam metode pengajaran Al-Qur’an yang efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.Dalam sesi TOT tersebut, KH. Mahbub memberikan materi dengan menggunakan metode cara mudah & cepat belajar membaca Al-Quran Matode Ishah.
Harapan dan Penutup
Acara pelantikan yang berlangsung hingga siang hari itu diakhiri dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pelatihan singkat Training of Trainer (TOT) bagi para pengurus dan mualim/mualimah. TOT tersebut bertujuan memperkuat kompetensi pengajar dalam metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dan menarik bagi masyarakat.
Dengan semangat baru dan dukungan dari berbagai pihak, DPD LPQQ Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menggerakkan dakwah Al-Qur’an hingga ke pelosok daerah, agar setiap muslim di Bogor mampu membaca, mencintai, dan mengamalkan kalam Ilahi dengan baik.